Langsung ke konten utama

Mana yang duluan,Ayam atau Telur?

"Mana yang duluan, ayam atau telur?"


Ada yang tahu jawabannya? Kalo ayam, kenapa? Kalo telur, kenapa? Atau mungkin lo mikir kalo pertanyaan ini terlalu gak penting buat dijawab?
Sekilas pertanyaan ini emang terkesan sepele dan gak penting, tapi sebetulnya PROSES untuk menjawabnya pertanyaan ini, kita perlu menggali pengetahuan sains yang cukup mendalam lho..

Jadi, jawabannya dari pandangan sains gimana?

Sebuah penelitian pada tahun 2010menunjukkan bahwa protein yang esensial untuk pembentukan cangkang telur ayam (ovocleidin-17) hanya eksklusif ditemukan di ovarium ayam. Protein ini dibutuhkan untuk pembentukan cangkang telur ayam. Tanpa protein ini, cangkang telur ga bisa dibentuk. Jadi, secara teknis, tanpa ada ayam, kita nggak bisa punya telur ayam. Sampai di sini, sekilas jawaban dari teka-teki ini: AYAM 

Case closed? Not yet. FAR FROM THAT..

Kalo ditanya: Mana yang duluan, ayam atau telur ayam? Penemuan tentang protein ovocleidin-17 itu emang seolah-olah bisa menjawab pertanyaan khusus ini, yaitu Ayam.
Tapi, dengan begitu, tetap aja jadi ada pertanyaan lagi. Protein ovocleidin-17 harus datang dari sesuatu dong. Tapi dari mana? Si ayam pertama yang menghasilkan protein ovocleidin-17 datang dari mana? Inilah yang akan terjadi kalo kita coba mau mulai menelusuri sesuatu, dari satu pertanyaan sederhana, bisa muncul pertanyaan-pertanyaan penting lainnya.

Jadi, dari mana datangnya ayam pertama yang menghasilkan protein ovocleidin-17 ?

Nah, untuk pertanyaan yang satu ini, evolusi hadir memberikan perspektif yang betul-betul mencerahkan.
Secara sederhana, teori evolusi itu bisa dirumuskan seperti

EVOLUSI = SELEKSI ALAM + MUTASI

Dalam proses reproduksi, ketika 2 organisme melakukan perkawinan, mereka akan menurunkan informasi genetiknya (pejantan melalui sel sperma dan betina melalui sel telur) dalam bentuk DNA. Sel sperma bertemu dengan sel telur, fertilisasi terjadi, terbentuklah zigot. Zigot ini mengandung kombinasi genetik kedua induknya. Zigot kemudian terus membelah (secara mitosis). Selama pembelahan terjadi, DNA melakukan replikasi.
Jadi intinya keturunan berikutnya merupakan kombinasi replika kode DNA dari kedua induknya.. So, gimana ciri-ciri bentuk fisik yang terlihat (fenotipte) maupun genotipe (yang nggak terlihat) dalam diri lo sekarang HAMPIR SELALU merupakan hasil replika gabungan dari gen ayah dan ibu lo, baik yang bersifat resesif maupun dominan.
Lho, kok 'hampir selalu'? Soalnya gini, replikasi DNA ini ga selalu 100% pasti akurat, (istilahnya mesin fotokopi juga kan bisa aja ngaco) begitu juga dengan reproduksi, ada saatnya terjadi penyimpangan dalam proses replika DNA. Fenomena ini disebut dengan Mutasi. Mutasi akan menimbulkan perubahan minor di organisme keturunan baru tadi.. dimana perubahan ini terkadang menguntungkan organisme itu untuk bisa lebih bertahan dalam kondisi lingkungan ketimbang organisme sebelumnya, disitulah terjadi seleksi alam.. Dan ketika spesies yang telah bermutasi itu jadi lebih mendominasi populasi yang baru dalam jangka waktu yang panjang dan proses yang bertahap, itulah yang disebut dengan Evolusi.
Nah balik lagi ke ayam. Ayam, sebagai suatu spesies, menjadi ayam modern yang kita kenal sekarang melalui proses evolusi yang panjang, lambat, dan bertahap.  
Oke lanjut lagi, sebetulnya mutasi yang terjadi pada satu garis generasi mungkin ga akan kentara keliatan perubahannya. Namun, bayangkan hal ini terjadi selama ribuan generasi. Mutasi DNA minor selama ribuan generasi akhirnya “cukup” untuk menciptakan spesies baru (speciation). Berarti ayam pertama yang menghasilkan protein ovocleidin-17 adalah hasil mutasi dari spesies ayam sebelumnya! Dari situlah kita bisa lihat bahwa pemahaman akan hukum mendasar Evolusi ini bisa menjelaskan teka-teki ayam atau telur ini dengan menyeluruh !

Gimana lebih detailnya evolusi bisa menjelaskan teka-teki ayam atau telur?

Jadi ceritanya, berjuta tahun lalu, ada spesies yang nantinya akan berevolusi jadi ayam (moyang ayam), supaya gampang kita sebut saja Proto-Ayam. Dalam jangka waktu yang lama, Proto-Ayam berkembang biak dan menghasilkan populasi spesies proto-ayam sebagaimana spesies lain yang kita lihat zaman sekarang. Proses itu berjalan berkesinambungan sampai suatu ketika mutasi terjadi, dan mutasi itu kembali tereplika terus dalam proses yang lama dan bertahap. Nah, karena adanya akumulasi dari mutasi genetik selama ribuan generasi, akhirnya perkawinan sesama Ayam-Proto menghasilkan telur yang mengandung spesies yang kita sebut "ayam" untuk pertama kalinya. Spesies ayam pertama inilah yang bisa kita katakan secara saintifik sebagai spesies yang menetaskan telur ayam untuk pertama kalinya.
Evolusi Ayam

Dengan adanya pemahaman evolusi seperti ini, akhirnya kita menemukan jawabannya. Secara definitif, spesies pertama yang menghasilkan protein ovocleidin-17 belum bisa kita sebut "Ayam", tapi masih "Proto-Ayam". Sedangkan spesies pertama yang lahir dari telur yang mengandung protein ovocleidin-17 baru kita bisa sebut sebagai AYAM.
Jadi mana yang duluan, ayam atau telur? Jawabannya adalah TELUR !
Sc : Zenius

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awal Mula Kehidupan di Bumi

Bumi yang penuh kehidupan sekarang ini awalnya hanya berisi batuan cair yang membara panas, seperti lava gunung berapi yang menyembur dan mengalir deras membakar semua yang dilewatinya.  Kondisi ini terus berlangsung dalam waktu yang sangat lama, sampai akhirnya cukup banyak  kalor  yang terlepas ke udara dan suhu permukaan bumi mendingin.  Terbentuklah daratan dan lautan yang berasal dari terpisahnya unsur padat dan cair, dan angkasa yang masih diisi oleh atmosfir primitif.   Atmosfir  primitif bumi saat itu dipenuhi gas beracun akibat ketidak-mampuannya untuk menyaring sinar  UV  matahari.  Ini terus berlangsung sampai sekitar 3 milyar tahun yang lalu. E “Lalu di mana kehidupannya?” tanya seseorang.  Kehidupan muncul sekitar 2,5-3 milyar tahun yang lalu, dan bukan dari tanah yang tiba-tiba tertiup udara dan bernafas, namun dari laut.  Karena kondisi atmosfir yang tidak mendukung, semua kehidupan di permukaan darat akan h...

1+1=2 Kok bisa? Cari tahu yuk!

Bagaimana cara membuktikan 1+1=2? Giuseppe Peano adalah seorang matematikawan Italia yang bekerja di logika matematika dan teori himpunan di akhir abad 19 dan awal abad 20. Dia mengembangkan apa yang sekarang dianggap sebagai standar axiomatisasi bilangan cacah. Dalam modelnya, (Peano Axioms): “zero is a primitive notion which, when added to any number, just gives you the number you first started with. A second primitive notion is that of a successor of any number. In order to add a number to the successor of another number you just take the successor of the result of adding the two numbers. These primitive notions are axioms which are meant to be “obvious” and which everyone agrees upon.” Dalam sistem Peano, satu didefinisikan sebagai penerus dari nol, dan dua didefinisikan sebagai penerus dari satu (atau penerus penerus dari nol). Jadi “fungsi” penerus hanya membuat Anda menghitung bilangan berikutnya seperti yang Anda harapkan. Satu ditambah satu sama dengan satu ditam...
Apakah itu Lubang Hitam ( Black Hole ) ? Lubang Hitam, yang juga akrab disebut Black Hole, adalah sebuah fenomena pelengkungan ruang-waktu yang sangat ekstrim sehingga tidak ada yang bisa lolos dari interaksi gravitasi yang dihasilkan, bahkan kecepatan cahaya sekalipun. Lubang hitam terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang paling umum adalah akibat dari efek gravitasi yang sangat kuat sehingga tekanan internal di skala atom tidak bisa menahan keruntuhan gravitasinya sendiri. Faktor lain penyebab lubang hitam adalah tabrakan dua atau lebih benda padat berenergi tinggi. “Selain massa, energi juga bisa melengkungkan ruang dan waktu. Jadi lubang hitam juga bisa terbentuk tanpa harus ada materi, melainkan murni dari energi yang sangat tinggi difokuskan ke satu titik sehingga tercipta singularitas. Fenomena ini disebut dengan Kugelblitz.” Sebuah bintang yang mendekati ajalnya, hanya mempunyai sedikit bahan bakar untuk menghasilkan energi panas yang juga berfungsi juga untuk ...